Ada pepatah tua dalam industry periklanan, 50% iklan berhasil dan 50% lagi gagal. Kunci sesungguhnya adalah menidentifikasi keduanya.

Metode yang paling mudah adalah dengan memonitor penjualan produk atau jasa tertentu yang sedang di promosikan. Jika penjualan meningkat saat Anda mengiklankannya, masuk akal untuk berasumsi bahwa iklan anda bekerja. Jika penjualan tidak meningkat (dengan asumsi Anda sudah memberikan waktu lagi iklan untuk bekerja), iklan anda mungkin tidak berhasil dan Anda perlu meninjau ulang kampanye  anda.

Metode lain yang sangat saya rekomendasikan adalah kuesioner sederhana untuk pelanggan. Kuesioner bisa diletakkan di depan semua toko atau bisnis (resepsionis), memungkinkan staf untuk bertanya pada pelanggan bagaimana mereka mendengar tentang bisnis anda. Formulir itu bisa menggunakan format pilihan ganda, dimana anggota staf mencetang kotak yang sesuai.

Saya mendorong semua klien saya untuk memastikan agar mereka bertanya pada pelanggan baru, dimana mereka mendengar tentang bisnis tersebut. Pelanggan biasanya dengan senang hati menjawab pertanyaan ini, apapun cara yang anda gunakan untuk mengumpulkan informasi sehingga anda bisa menggunakannya untuk merencanakan iklan pada masa yang akan datang. Informasi itu bisa anda tinjau seminggu sekali atau sebulan sekali. Dari sana anda bisa mendapatkan indikasi bagus tentang iklan apa yang dilihat orang-orang.

Pin It on Pinterest

Share This